Kamis, 21 Januari 2016

Sirkuit, Pebalap dan Pengendara (2)

Ada banyak agenda balap profesional di sekitar kita yang mungkin terlepas dari banyak orang yang lebih suka menonton sepakbola, tapi bagaimana tentang balap liar? Tampaknya agenda ini tersebar 'untuk kalangan sendiri'.

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya menemukan fakta bahwa seperti seorang atlet profesional lainnya, seorang pebalap juga harus menjaga fisik dan staminanya supaya bisa tampil maksimal karena pendapatan mereka tentunya sangat-sangat mencukupi untuk menghadirkan performa yang bagus bagi pemirsanya. Bagaimana dengan balapan liar? Tampaknya mereka mempunyai 'pangsa pasarnya' sendiri terkait dengan berbagai resiko yang harus dihadapi saat menontonnya.

Seorang pebalap melaju dengan motornya. image: commons.wikimedia.org/Paul Friel

Padahal telah banyak yang dilakukan untuk mengurangi atraksi jalanan yang berbahaya ini. Di banyak jalan di berbagai tempat malah diberi polisi tidur atau pita penggaduh, seperti yang dijumpai oleh Sewa Mobil Avanza di Surabaya pada frontage road Ahmad Yani. Tapi banyak yang masih menggunakan jalanan lurus sebagai trek untuk ngebut. Khususnya di malam hari kala jalanan telah sepi.

Mengapa kegilaan para pebalap di jalan raya ini tak terbendung rasanya bukan disebabkan oleh faktor hobi saja. Rental Sewa Mobil Surabaya menemukan satu referensi menarik terkait hal ini: http://otomotif.kompas.com/read/2016/01/13/092100415/Setengah.Jam.Pebalap.Liar.Bisa.Raup.Rp.50.Juta.
Jika balap motor liar ada kaitannya dengan judi, maka semua bisa dipahami. Karena mereka melakukan itu untuk nafkah dan hobinya. Meski bisa dipahami, tapi hal ini tentunya bukan untuk dimaklumi dan harus diberantas supaya tidak meresahkan masyarakat sekitarnya. Terutama soal polusi suara yang ditimbulkan dan jika ada masalah lain yang merupakan imbas serta akibat dari balap liar tersebut.

Soal sanksi, pihak berwenang juga siap mengganjar pelaku dengan hukum bui karena ada aturannya, dan ada yang menerima ganjaran selama setahun penjara dari kabar yang didapatkan saat Rental Mobil Pregio di Surabaya saat berselancar online. Tapi, kabar terakhir yang terjadi malah berbeda dan bertolak-belakang; yakni pihak yang berwenang menindak ini akan memberi arena untuk mengembangkan 'bakat' balapnya: http://www.otomania.com/read/2016/01/12/132000330/Polisi.Bakal.Resmikan.Balapan.Liar.

Mungkin memang agak kerepotan untuk menertibkan balap liar yang militan. jadi, pihak berwenang akhirnya mengambil langkah supaya mengarahkan para pebalap liar ini ke tempat semestinya yang mungkin akan mengembangkan minat dan hobi mereka. Agaknya mirip dengan 'seniman jalanan' yang lebih berguna untuk mempercantik kota dengan gambar grafitinya ketimbang suka vandalisme tak jelas di tembok-tembok kota.
Bagaimanapun, hal mengarahkan ini dirasa oleh Sewa Mobil Innova di Surabaya adalah sesuatu yang baru meski dalam penerapan di lain sektor telah lama diterapkan. Sektor lain ini misalnya pemberdayaan para napi dalam tembok penjara. Selama ini para napi yang menjalani masa tahanan memang mendapat keterampilan demi ke depannya saat berbaur menjalani kehidupan normal dengan masyarakat.

Masih pada website yang sama, sebuah rencana diambil untuk memfasilitasi 'balap liar' yakni dengan membuat sirkuit jalanan: http://www.otomania.com/read/2016/01/12/163000330/Atur.Balap.Liar.Tiap.Kota.Bakal.Ada.Sirkuit. Entah, apakah ide ini memang untuk membangkitkan semangat balapan yang sebelumnya sempat disesalkan oleh seorang petinggi Repsol Honda: “Kami ke Indonesia bersama dua pembalap kami (Marquez dan Pedrosa), dan gairah yang mereka punya untuk MotoGP sangat sulit dipercaya. Mereka memperlakukan pembalap seperti bintang rock. Sangat disayangkan di sana tidak ada balapan,” kata Livio Suppo, Manajer Repsol Honda, dilansir Crash, Kamis (20/11/2014). Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya mengutipnya dari laman berita ini: http://sports.okezone.com/read/2014/11/20/38/1068082/di-indonesia-pembalap-motogp-diperlakukan-bak-rockstar.
Tentunya yang dimaksud adalah balapan pro sekelas MotoGP karena jika levelnya bawah hingga sedang, tentunya tak pernah absen event di berbagai daerah di Indonesia. lagipula jika ada penduduk sebesar Indonesia, mestinya harus ada bibit untuk ke arah sana.

Kejuaraan motocross di Malang. image: youtube.com/bimbim benkbenk
Semoga, sekarang inilah saat yang pas menggembleng mereka yang ber-passion di balapan ini tapi terkendala miskinnya fasilitas yang disediakan untuk mereka supaya mengurangi keliaran mereka di jalanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar