Tampilkan postingan dengan label perilaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perilaku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Mei 2016

Harga Yang Tidak Wajar

fortunerentcar.com - Dalam aktivitas keseharian, kita akan bersinggungan dengan banyak hal. Salah satunya mungkin adalah berbelanja. Dan berbicara tentang belanja, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya beserta tamu selalu melakukannya dalam keseharian saat mampir membeli BBM, ataupun membeli kebutuhan armada mobil. Terkadang Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya pun menggunakan jasa bengkel di saat-saat tertentu dimana ada hal yang tidak bisa ditangani sendiri.

Sebagai sebuah bisnis dan mempunyai sistem kerja terukur, Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya pun menerapkan apa yang dilakukan oleh perusahaan lain demi kelanjutan operasional. Yakni mengharuskan adanya nota atau struk saat membeli sesuatu atau menggunakan jasa suatu instansi serta bengkel. Ini tentunya dimaksudkan untuk memeriksa pengeluaran dan rata-rata biaya operasional yang dikeluarkan perbulan atau pertahunnya. Dan dari sana mungkin akan ketahuan jika ada yang curang. Kecurangan ini bukan hanya dari pihak penjual, tetapi bisa juga karena kongkalingkong dengan pihak pembeli, dalam hal ini adalah sopir.

Harga yang tertera pada sebuah argo taksi.

Terkait dengan harga dan nota, mungkin kita pernah mendengar adanya penjual yang sengaja 'menggetok' atau ada yang mengistilahkan sebagai 'ngemplang'. Artinya adalah mematok harga yang lebih mahal secara tiba-tiba saat ada 'orang asing' membeli atau menggunakan jasanya. 'Orang asing' ini mungkin bukan pelanggan dari usaha tersebut; bisa jadi hanya 'orang lewat' yang mungkin akan pasrah saat melihat tagihan yang dipatok karena tak tahu-menahu akan standar harga yang diberlakukan oleh penjual tersebut. Salah satu contoh ditunjukkan oleh referensi Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya pada tautan berikut: http://www.bakul.my.id/2016/02/sadis-makan-ikan-pria-dapat-tagihan.html. Artikel berita tersebut menyebutkan seorang pria yang menyantap di sebuah restoran. Meski mengejutkan, tapi ada juga yang maklum karena ikan tersebut termasuk ikan langka dan bisa dikatakan sebagai 'fosil hidup'. Tentunya kita juga tak akan lupa pada berita kasus makan ikan mahal di Pantai Anyer yang pernah membuat heboh netizen dan sosial media.

Mencari gerai yang mempunyai daftar harga seperti ini mungkin akan menghindarkan kita
dari kecurangan. sumber: commons.wikimedia.org/Vmenkov

Sebuah berita lama juga menjadi perhatian Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya seperti tautan berikut ini: http://www.merdeka.com/dunia/waspada-toko-ini-perlu-dihindari-saat-belanja-di-singapura.html. Ketika penjual nakal tersebut mendapat peluang, maka dia akan melancarkan aksinya. Dan aksi tersebut bukan tidak mungkin hanya merugikan satu orang korban saja yakni pembeli, tetapi sudah bisa meruntuhkan imej positif dari toko lain yang bersebelahan bahkan merusak citra daerah tersebut. Contoh lainnya adalah kelakuan agen 'money changer' atau jasa penukaran uang asing. Video ini berasal dari rekaman tayangan dokumenter yang merupakan kisah nyata:



Seperti barisan toko curang tadi bisa merusak citra pariwisata Singapura, kelakuan pelaku dalam video ini juga rentan menghancurkan pariwisata Bali. Minimal menghancurkan usaha money changer yang jujur.

Terkait dengan keseharian operasional Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat yang terkadang berurusan dengan bengkel dan perbaikan, ternyata ada pula kejadian seperti berikut ini: http://www.otosia.com/berita/bengkel-di-pasar-minggu-ini-jadi-bahan-gunjingan-kenapa.html. Bagaimana sebuah bengkel menerapkan hal yang tidak terpuji pada pembelinya. Tapi Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya sendiri pernah menjumpai bengkel yang bahkan mengganti komponen pada sebuah kendaraan dengan komponen lain yang harga dan kualitasnya berada di bawahnya. Tentu saja hal ini sangat merugikan konsumen, karena kualitas bahan sebuah komponen akan berimbas pada operasional kerja secara keseluruhan.
Semoga kita tak akan lupa mencari tahu atau bertanya di awal akan barang, makanan dan jasa yang telah kita pilih untuk dibeli jika memasuki sebuah gerai, demi kenyamanan yang akan didapatkan kemudian.

Jumat, 14 Agustus 2015

Mobil Yang Paling Sering Ditilang

fortunerentcar.com Beberapa waktu lalu saat sedang online, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya mendapati berita yang cukup aneh: mobil yang paling sering ditilang di Amerika Serikat. Tautan: http://www.beritasatu.com/otomotif/214254-inilah-20-mobil-yang-paling-sering-ditilang-di-as.html. Heran juga, mengapa sampai ada statistik 'nyeleneh' seperti ini?

Penilangan atau tindak tilang sendiri adalah tindakan yang diterapkan oleh polisi kepada pengguna jalan untuk pelanggaran lalu-lintas yang dilakukannya. Wujudnya bisa berupa denda atau bahkan penyitaan. Ada banyak 'cabang' dalam pelanggaran lalin ini. Misalnya saja: berhubungan dengan kelengkapan kendaraan, batas kecepatan, surat-surat dan persyaratan pengendara, rambu-rambu yang diabaikan, fitur kendaraan yang tidak digunakan dan lain-lain.  Daftar tilang kendaraan terhadap pelanggaran lalu lintas ditulis oleh tim NTMC Korlantas Polri pada halaman situs notesnya: http://notes.tmcpoldametro.net/

Sebuah Mobil terkena tilang.
source: Oregon Department of Transportation/commons.wikimedia.org

Biasanya, perilaku berupa pelanggaran hingga ugal-ugalan jalan didominasi oleh pengendara dengan usia yang lebih muda. Hal ini bisa dipahami karena terkait usia, manusia biasanya mempunyai perilaku yang 'tidak-stabil' serta mudah emosional yang meledak-ledak di masa mudanya (karena itu Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya memilih usia yang tidak terlalu muda dalam jajaran sopirnya). Meski kebanyakan manusia dewasa mempunyai sifat lebih santun dan lebih bijak serta berpikir luas, beberapa pribadi ternyata masih memendam sifat tersebut. Tapi memang, kesadaran yang lebih baik terhadap peraturan yang berlaku pada umumnya muncul pada usia dewasa; setidaknya bila seorang manusia menunjukkan kedewasaan berpikir. Inilah sebabnya mengapa surat-surat penting seperti SIM (Surat Izin Mengemudi) dan banyak surat lainnya baru diterbitkan dalam kisaran usia matang seseorang.

Menurut Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya, jika masalah merk mobil tadi dihubungkan dengan permasalahan berkendara, malah bisa menimbulkan berbagai dugaan lain selain "human-error" yang dapat pula menjadi sebab. Misalnya saja konstruksi dan desain mobil tersebut. Banyak penarikan produk otomotif (mobil) besar-besaran terkait tentang komponen produk yang bersangkutan. Ada sistem pengereman, kemudi, hingga kestabilan mobil tersebut di jalan raya. Baru-baru ini saja ada banyak mobil terpaksa ditarik dari peredaran karena kasus fitur airbag pada mobil hingga menyebabkan mundurnya CEO perusahaan airbag tersebut. Dan hal ini harus mampu dirasakan atau disadari oleh vendor atau produsen mobil dari merk yang bersangkutan karena hal ini bisa menjadi pelik. Mengapa? karena produsen brand tertentu bisa jadi menarik produk mobil setelah munculnya banyak laporan. Sedangkan dari banyaknya laporan ini bisa jadi telah timbul banyak korban juga atau sesuatu yang bisa memicu 'pelanggaran' dan tindakan penilangan tadi. Ini kalau laporannya banyak. Bagaimana bila laporannya hanya dilayangkan oleh beberapa orang saja, apakah tanggapannya akan berbeda? Pada akhirnya, mungkin tembusan berita yang disebut di atas ini juga ditujukan untuk kalangan vendor dan produsen mobil yang namanya dicatut dalam berita.

Dari sisi human-error, ada beberapa modus yang dilakukan selain karena lupa. Bisa jadi sengaja melanggar karena mau praktisnya atau sebab lain. Di Indonesia sendiri yang sering ditemui oleh Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya di jalan (maupun saat membaca artikel demikian) adalah pelanggaran lampu merah, pelanggaran rambu-rambu dan marka jalan, atau pelanggaran karena ketiadaan surat-surat yang merupakan kelengkapan berkendara.
Sementara itu terkait dengan tilang-menilang yang berlaku di Indonesia, polisi memberlakukan lima rangkap blanko tilang dengan tujuan individu atau instansi berbeda:
1. Warna Merah: untuk pelanggar ingin mengikut sidang di pengadilan negeri. Hal ini dikarenakan ketidaksetujuan pihak pelanggar terhadap tuduhan polisi.
2. Warna Biru: untuk pelanggar apabila ingin membayar denda tilang saja melalui bank yang ditunjuk (biasanya BRI). Hal ini bisa terjadi karena pelanggar mengakui sangkaan dan tuduhan polisi yang mengganjar surat tilang tersebut.
3. Warna Kuning: untuk arsip Kepolisian.
4. Warna Putih: untuk arsip Kejaksaan.
5. Warna Hijau: untuk arsip Pengadilan.

Semoga berita semacam yang telah disebutkan kali pertama oleh Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya di atas tidak berniatan atau bermaksud menjatuhkan imej brand tertentu terkait positioning dari brand tersebut. Karena sebagaimana yang kita tahu ada beberapa tipe atau jenis mobil diposisikan untuk anak muda, serta beberapa lainnya diposisikan untuk kaum petualang yang suka berkendara di hutan-hutan atau pedalaman dan lainnya, terkait dengan sifat atau karakter pengendaranya.