Senin, 23 Februari 2015

Serangan Cracker terhadap Media Portal Online

Hacker. Kata ini merujuk pada para nerd (ahli terselubung) yang gemar mengutak-atik aplikasi komputer. Apakah berbeda dengan programmer? Ada persamaannya: pekerjaan programmer biasanya adalah membuat aplikasi baru serta mandiri dari serangkaian script dan aplikasi tertentu. Sedangkan para hacker ini adalah programmer yang senang menjebol sistem pertahanan keamanan aplikasi lain. Hacker ini tidak buruk, hanya hobi mereka yang nyeleneh ini terkadang memberi rasa antipati. Tapi, kebanyakan mereka yang tidak mengerti dunia IT menyamaratakan pengertian cracker yang merugikan sebagai hacker. Padahal, hacker sejati pun tidak suka disamakan dengan penjahat. Ada pesan mereka: "Hacker is not a crime."

Analoginya begini, siapa pula yang suka rumahnya dibobol meski tanpa dicuri, lalu dia memberi tahu Anda: "maaf, rumah Anda ternyata gampang dimasuki maling... harusnya begini-begini-begini supaya lebih aman." Untuk mereka yang menyambut positif, mungkin akan dibalas pesan, "ok terima kasih atas peringatannya... saya akan memikirkan itu." Tapi kalau yang negatif, pastinya akan langsung menggampar pembobol rumah itu bukan? respons negatif pastinya juga akan mencurigai hacker ini sebagai cracker juga. Apakah cracker? cracker adalah hacker yang senang mengobrak-abrik sistem keamanan aplikasi orang lain untuk kemudian mengeruk keuntungan dari sana. Tujuannya satu: mencari uang dan data yang bisa dicuri atau dijual. Di dalamnya bisa berarti penjebol rekening bank online, dan lain sebagainya. Setidaknya inilah yang bisa ditangkap oleh Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya dari beberapa sumber media online mengenai penjelasannya.

Sebuah gambar konsep bertema polisi internet. Image: Stijn.Berghmans/commons.wikimedia.org

Pada umumnya orang awam memukul rata semuanya (baik pembobol hanya untuk kesenangan dan pembobol merugikan) dengan hacker. Malah katanya, hacker bisa berjasa untuk mengetahui celah kelemahan suatu sistem, baik online ataupun offline. Terlepas dari apapun sebutannya, memang terasa menakutkan bagi kita semua ketika ada orang asing yang berhasil masuk rumah kita dengan pengawasan yang ketat meskipun diketahui akhirnya dia tidak mencuri apapun. Apakah ada yang semacam ini? Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya menganalogikannya dengan hal tersebut karena ternyata memang ada beberapa orang-orang dengan keunikan ekstrem seperti yang bisa dilihat pada acara "Ripley's Believe it or not" misalnya. Ada orang-orang dengan keunikan yang khusus, yang senang membobol sistem orang lain.

Dan, banyak pula diantara kita yang terhubung dengan dunia maya pada saat ini bukan? Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat adalah termasuk salah satu diantaranya. Dari sebuah talkshow di salah satu radio terkenal di Surabaya, Seorang wanita pemilik toko online pun pernah "dikerjai" sehingga toko onlinenya malfungsi dan harus kembali dari nol hingga akhirnya dia berhasil bangkit lagi. Bagaimana tidak? Membangun imej di masyarakat 'kan susah? apalagi sama dengan kembali merintis dari awal, dengan memperkenalkan diri lagi. Kita sudah tahu perbedaan prinsip hacker dan cracker seperti yang juga dijabarkan di atas. Pada kasus amburadulnya sebuah website usaha, tak ada yang menjamin kita bahwa mengetahui dan membedakan hal itu sekedar usil atau bermotif mencari uang bukan? Karena iseng dengan buku tutorial (yang dapat ditemui di toko buku) dasar hacking, seorang siswa SMP pun mungkin bisa mengotak-atik jeroan website atau blog Anda.

Sama sekali bukan hal yang mudah dalam membangun kepercayaan baru, terutama karena ada banyak sekali website penipu dan maling di dunia maya. Anda bisa membacanya di artikel berikut:
http://sewamobil-surabaya.weebly.com/blog/alamat-palsu-dan-testimoni-palsu-artikel-ii

Beginilah 'meja kerja' hacker. Image: Brian Katt/commons.wikimedia.org

Dan, sekarang beritanya adalah penyerangan terhadap Google: http://www.merdeka.com/teknologi/google-indonesia-diserang-hacker.html

Dari berbagai sumber di dunia maya,  Google adalah perusahaan dengan tingkat keamanan online yang cukup tinggi dengan kerapatan sistem yang bagus untuk mencegah pembobolan. Hal ini tercermin dari beberapa review tentang layanan Google macam email, mesin pencari dan lainnya. Google adalah salah satu pelopor mesin pencari dengan kelebihan khusus, terintegrasi dengan layanan-layanan bermutu yang tadinya tidak terpikir oleh developer lain. Singkatnya, dari banyak bacaan yang dapat kita temukan tentang internet, insinyur Google adalah salah satu yang terbaik di bidangnya.

WX Rent Car juga menggunakan servis email pada daftar layanan Google. Selain layanan email, juga menggunakan blogspot untuk blog kecilnya. Dalam perjalanan bisnis Rental Mobil di Surabaya yang semakin ketat persaingannya, WX Rental Car juga menggunakan peta milik Google dalam menginformasikan letak kantor operasional sehari-hari.
Dan tak hanya Google, Microsoft pun bernasib sama dan sering juga menjadi sasaran empuk. Bedanya, Microsoft adalah juga salah satu developer papan atas yang merajai sistem operasi dan aplikasi software untuk berbagai macam pengguna, baik skala rumahan, kantor dan korporat. Sehingga sasarannya adalah data pengguna software tersebut (bisa jadi) atau produk software itu sendiri yang kemudian dijual dalam bentuk bajakan dengan meretas sistemnya. Sedangkan produk Google utamanya adalah jasa. Dimana ada iklan internetnya yang menggurita melalui mesin pencarinya, layanan email berbayar, layanan iklan youtube dan lain sebagainya. Dimana ada iklan, juga ada uang.

"Hacking is not a crime." Image: SimonOx/commons.wikimedia.org
Seorang pakar dunia internet pernah berujar, "kalau tak ingin adanya pencurian data, maka jangan online." Satu saran yang susah dipenuhi bukan? mengingat saat ini serasa tak ada kemajuan tanpa hadirnya internet. Ada media sosial, ada e-banking, ada transaksi online. Betapa internet juga memberi makanan dan mata pencarian (pekerjaan) bagi banyak orang.

Tapi, itulah resiko yang harus ditempuh oleh pemasar-pemasar internet semacam Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya serta puluhan juta perusahaan lainnya. Hanya berusaha supaya ada yang melirik jasanya saat dibutuhkan melalui ponsel, laptop, tab dan alat komunikasi lainnya. Dan hal ini tak berlebihan dan wajar untuk sebuah usaha rental mobil, saat kami hanya mengambil porsi kecil saja dari jagad internet yang luas. Bahkan jasa yang diusung Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya pun adalah jasa offline dengan armada kendaraannya yang bisa dinikmati secara fisik. Hanya, Rental Mobil Livina di Surabaya juga berharap kepada sistem peradilan dan hukum di Indonesia, tentang ketegasan penindakan terhadap pencuri-pencuri atau mafia online: Agar dunia internet tidak lagi tampak sebagai neraka yang membahayakan penggunanya.

Ada referensi lain bagi keamanan internet, jika Anda sering melakukan transaksi online:
http://www.merdeka.com/dunia/jago-bobol-google-yahoo-ini-lima-peretas-paling-berbahaya-sejagat.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar